adada
Mega Kurnia Perkasa
+62 812 2222 3297

Dari 555 Unit Huntara Yang Diusulkan Pemda Tanah Datar, Hanya 129 Unit Lolos Dibangun

PEKATNEWS.COM- Dalam rapat terakhir evaluasi bencana alam yang terjadi di Tanah Datar pada Sabtu 27 Desember 2025 di Indo Jelito Batusangkar, Bupati Kabupaten Tanah Datar, Eka Putra, S.E.,M.M. sampaikan dari 555 Unit Hunian Sementara (Huntara) yang diusulkan Pemerintah Daerah kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hanya 129 Unit yang lolos untuk dibangun. 

Demikian dijelaskan Bupati Eka Putra terkait Pengungsi dan realisasi Hunian Sementara (Huntara) yang dibangun bagi korban terdampak banjir dan tanah longsor yang menimpa Kabupaten Tanah Datar.

Dalam rapat evaluasi itu Bupati juga menyampaikan masa tanggap darurat bencana di Tanah Datar ditutup dan memasuki masa transisi darurat pemulihan pasca bencana hingga akhir Juli 2026 mendatang. 

Diterangkan Bupati Eka Putra hingga saat ini baru 40 persen progresnya mulai dikerjakan di Nagari Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh dan menyusul Kecamatan Batipuh Selatan.

Untuk Huntap progresnya dipercepat, dan diprioritaskan bagi rumahnya hanyut, hancur dan tertimbun material banjir bandang, dari data Perkim LH ada 34 unit rumah yang hanyut ataupun hancur diterjang banjir bandang.

Terkait pengungsi dari kondisi mulai membaik sudah kembali ke rumah keluarga dan kerumahnya yang sudah dibersihkan dari material banjir bandang. 

Sebelumnya Kalaksa BPBD dr. Ermon Reflin sampaikan jumlah pengungi terus berkurang dimana awalnya hampir 6.000 jiwa, terus berkurang hingga saat ini masih ada sebanyak 413 jiwa dan itu dipantau di dua kecamatan dan juga sudah mandiri.

Turut hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Anton Yondra, Forkopimda, Kalaksa BPBD Tanah Datar Ermon Reflin, Sekda, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan seluruh pihak terkait penanggulangan bencana Tanah Datar.(Rizal, ProkopimTD)