adada
Mega Kurnia Perkasa
+62 812 2222 3297

Dishub Padang Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Padang, pekatnews.com
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan arus lalu lintas yang melewati jalan Perintis Kemerdekaan (jalan kecil pinggir kali).
Pasalnya jalan tersebut sering mengalami kemacetan akibat padatnya kendaraan yang melintasi.

Dishub Kota Padang bekerja sama dan membicarakan hal ini dalam rapat bersama stakeholder dalam menerapkan rekayasa lalu lintas, seperti Sat Lantas Polresta Padang, RSUP M.Djamil, Kapolsek  Padang Timur, Camat, Lurah dan LPM.
Hal ini disampaikan Kepala Dishub Kota Padang, Yudi Indra Sani saat wawancara melalui whatsapp, Kamis (15/09).

"Kemacetan yang timbul akibat padatnya jumlah kendaraan yang melintasi jalan Perintis semakin kronis, terutama keluar masuknya kendaraan pengunjung RS. M.Djamil," ujar Yudi Indra Sani menjelaskan.

"Skema rekayasa lalu lintas ini mengatur kendaraan yang melewati jembatan gerbang RS. M.Djamil dengan satu arah, hanya dibolehkan bagi kendaran yang akan masuk atau arah gerbang M.Djamil. Sedangkan kendaraan yang keluar dari M.Djamil hanya dibolehkan belok kekiri arah Fakultas Kedokteran UNAND atau kekanan arah Sawahan," ujarnya kemudian.

Kadishub mengatakan, justru dengan pengaturan di simpang M. Djamil tersebut titik konflik lalu lintas nya berkurang.
Seharusnya jembatan yg ditutup itu menampung arus dari arah simpang Sawahan menuju M. Djamil.

"Masyarakat hanya belum terbiasa ketika jembatan dibuka, jadi tidak mematuhi rambu. Sehingga sering bentrok antar arus  yang masuk dengan masyarakat yang melanggar rambu untuk keluar melewati jembatan M. Djamil, sesal Yudi kemudian.

Sementara itu, Herman Hasan salah seorang masyarakat yang belum mengetahui adanya rekayasa arus lalu lintas ini sebelumnya merasakan bahwa skema ini kurang tepat untuk dilaksanakan.

"rambu larangan masuk dari simpang jalan Agus Salim kearah M.Djamil tidak ada jadi lalu lintas kendaraan tetap terjadi dua arah pada jalan tersebut," kata Herman Hasan yang akrab disapa Uncu Uban.

"Kendaraan yang keluar dari PMI kearah jalan Perintis Kemerdekaan mestinya dilarang, dan juga agar jadi satu arah ke jalan Agus Salim dari PMI," pungkas Uncu Uban saat wawancara dengan awak media pekatnews.com dilokasi.

" Jalan Perintis Kemerdekaan ini dipinggir kali, dan jalannya juga kecil serta sempit. Begitu juga jalan Sawahan II di PMI, jadi kalau kurang tepat rekayasanya malah bikin macet yang lebih parah," kata Uncu melanjutkan.

"Jika pengaturan rekayasa lalu lintas ini tepat dan rambu tersedia, mudah-mudahan bisa mengurangi kemacetan. Dishub ini jangan asal-asalan sehingga membuat kami kesulitan yang disebabkan penerapan rekayasa lalu lintas ini," tutup Uncu Uban sambil tersenyum.(JJ)